3 Negara Yang Menggunakan Bahasa Jawa

0
57
 Bahasa jawa merupakan salah satu bahasa budaya yang dipakai oleh suku Jawa yang tinggal d 3 Negara Yang Menggunakan Bahasa Jawa

Negara-Negara yang menggunakan bahasa jawa

Bahasa jawa merupakan salah satu bahasa budaya yang dipakai oleh suku Jawa yang tinggal di pulau Jawa, Indonesia. Uniknya, bahasa budaya yang satu ini nyatanya juga dipakai oleh beberapa negara aneh sebagai bahasa sehari-hari. Bahkan, bahasa yang satu ini juga telah diajarkan ke sekolah-sekolah yang ada di sana. Nah kira-kira, negara mana saja kah yang memakai bahasa jawa sebagai bahasa sehari-hari mereka? Berikut pembahasan lengkapnya.

 1. Republik Suriname

Jawa suriname sekarang, salah satu negara yang memakai bahasa jawa sebagai bahasa sehari-hari yaitu Republik Suriname. Negara yang dulunya berjulukan Guyana Belanda ini merupakan suatu negara kecil yang terletak di Amerika Selatan. Dulunya, negara yang merupakan salah satu anak buah Organisasi Konferensi Islam ini merupakan bekas jajahan Belanda yang juga menjajah Indonesia selama kekurangan lebih 350 tahun. Negara yang berbatasan pribadi dengan Brasil di episode selatan ini dihuni oleh 75.000 orang Jawa yang dulunya dibawa pribadi oleh pemerintah kolonial Hindia – Belanda pada rentang tahun 1890 – 1939.

2. Malaysia

Selain Suriname, ada lagi negara aneh yang juga memakai bahasa jawa sebagai bahasa sehari-hari. Negara tersebut yaitu Malaysia. Nenek moyang orang Malaysia datang ke negeri tersebut pada kurang lebih tahun 1900an lantaran terjebak tekanan ekonomi yang besar. Sesudah menghuni Malaysia, orang-orang Jawa yang tinggal di Malaysia tetap memakai budaya & budaya Jawa tetapi telah dianggap sebagai orang Melayu pribumi yang telah sesuai dengan undang-undang kependudukan yang telah diberperbuat di Malaysia. Masyarakat Jawa di Malaysia banyak mendiami daerah Sabak, Kuala Selangor, Tanjung Karang, hingga Sepang. Sayangnya, generasi muda sudah banyak yang melupakan kebudayaan jawa, bahkan merasa malu mengakui bahwa mereka merupakan keturunan jawa. Tetapi ada pula sebagian generasi muda yang mengakui keturunan jawa yang telah digariskan pada mereka & memakai peluang tersebut untuk membuat suatu perhimpunan anak jawa & kerap mengadakan beberapa aktivitas kesenian contohnya reog.

3. Belanda

Satu lagi negara yang penduduknya juga memakai bahasa jawa sebagai bahasa sehari-hari. Negara tersebut yaitu Belanda. Apabila dilihat sekilas, maka tak heran apabila masyarakat Belanda mampu berkata bahasa jawa, sebab bangsa ini dulunya sempat menjajah bangsa Indonesia hingga 350 tahun lamanya. Ketika menjajah Indonesia, Belanda mengakibatkan orang jawa sebagai budak & mereka mengirim budak-budak tersebut ke negeri mereka. Keberadaan sentuhan jawa di sana lambat laun menggelitik hati masyarakat orisinil Belanda untuk mempelajari bahasa ataupun kesusastraan jawa. Bahkan, suatu sekolah tinggi tinggi berjulukan Universiteit Leiden yang didirikan oleh Pangeran Willem van Oranje pada tahun 1575 silam ini telah menjadi tempat bagi 17.000 mahasiswa untuk menimba ilmu sastra jawa. Bahkan di sini Kita mampu menemukan sastra jawa kontemporer & naskah-naskah kuno yang ditulis memakai aksara jawa.
Sumber http://sepintasseo.blogspot.com